
Tangerang, posinternasional.com
Juristo terduga Advokat bodong, di polisikan oleh LQ Indonesia Lawfirm dan pimpinan Redaksi Warta Sidik atas dugaan mengunakan titel Sarjana Hukum dan mengaku, rabu (25/10)
Sebagai advokat padahal diketahui Juristo belum lulus kuliah hukum di STIH Gunung Jati dan belum dilantik sebagai Advokat.
Juristo dalam suratnya ke dewan pers, mengaku sebagai advokat dan mengadukan pimred Warta Sidik.
Pimred Wartasidik Tommy yang merasa dirugikan kemudian melaporkan ke polres Tangerang Kota. Selain Tommy, LQ Indonesia Lawfirm juga mengadukan Juristo atas dugaan yang sama.
Ketika Juristo mengaku sebagai advokat dan kuasa hukum Maria Jenny dan mensomasi LQ Indonesia Lawfirm. Kadiv Humas LQ INDONESIA LAWFIRM,
Advokat Bambang Hartono, SH, MH dalam keterangannya “Lucu ada advokat bodong malah mensomasi lawyer tulen.
“Kami laporkan polisi agar di proses hukum. Beri efek jera kepada oknum yang lulus SH saja belum. Jangan sampai rusak marwah Advokat atas ulah segelintir oknum,” katanya
“Berdasarkan SP2HP terakhir, penyidik sudah memeriksa saksi-saksi terkait. Rencana tindak lanjut adalah akan memanggil Juristo sebagai Terlapor. Kami akan terus kawal laporan ini.” Lanjut Advokat Bambang Hartono.
Tommy sebagai pelapor juga berharap agar penyidik dan polres Tangerang Kota bisa tegak lurus dan memberikan kepastian hukum.
“Saya berharap agar Kapolda Metro Jaya memberikan atensi atas kasus ini. Polisi harus tegas dan presisi dalam penanganan laporan polisi terkait.
Jangan sampai ada kongkalikong dengan oknum Terlapor dan melecehkan nilai keadilan.”
Juristo yang dimintai keterangan tidak memberikan tanggapan. Sampai berita inidi turunkam
Arfaiz / posinter
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Meanwhile, the Deputy Chairperson of the Darul Falah Mosque Council, Muhamad Afifudin, expressed his gratitude to the Deputy Regent.

Pihaknya berharap dengan dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Rising land values have the potential to trigger conflict, especially for waqf land that lacks legal certainty or when the waqf owner has passed

Ananda HS’s BPJS is also active at the Ilanur Clinic, the primary health care facility, and his parents are also registered as recipients.

One way to do this is through MSME outlets at the airport, which have opened access to international markets.

No Responses