
Jakarta, posinternasional.com.
Menteri Pendidikan Nadien di tangkap oleh KPK RI diduga korupsi proyek pengadaan barang jasa di kementerian pendidikan.
Penangkapan itu terdapat beberapa pertanyaan yang terlontar dari KPK, dengan jawaban di Dukumen tak sama.
Maka KPK telah menyimpulkan hasil Dukumen dan hasil pemeriksaan selama 6 jam di ruang penyidikan KPK, belum lama ini.
Pemanggilan Nadien Menteri Pendidikan sudah 3 kali, dengan pertanyaan-pertanyaan yang di lontarkan oleh pihak penyidik.
“Kami sudah 2 kali dalam penyelidikan ke pada saudara Nadien Menteri Pendidikan, lolos.”, kata pihak penyidikan KPK.
Menurut beliau, yang ke 3 kali ini sudah tidak bisa mengelak sesuai barang bukti dan di dukumen.
Informasi dari rekanan penerima pengadaan Neonbook itu tidak sesuai jumlahnya.
“Kami juga berharap yang lain juga ketangkap “, ujarnya dari akun @salingadvokad
Ketika ditangkap Nadien sempat malu, dan mukanya pucat.
“Dengan ucapan Nadien, pendidikan Indonesia harus digital dan komputer isasi, kini menjadi inovasi ke penjara”, katanya Sieng.
(Trisno )
Related Posts

Therefore, she requested that SPPG officers carry out their duties properly and assume full responsibility before delivering and distributing food to children.

Pihaknya berharap dengan dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Rising land values have the potential to trigger conflict, especially for waqf land that lacks legal certainty or when the waqf owner has passed

The event was also attended by the Governor of Banten, Andra Soni; the Chairman of the Banten MUI, Bazari Syam.

Ananda HS’s BPJS is also active at the Ilanur Clinic, the primary health care facility, and his parents are also registered as recipients.

No Responses