
Tangerang, posinternasional.com.
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1, Jayanti Kab Tangerang, Banten, Rabu (15/04)
Diduga pungutan liar dan melanggar surat perintah dan surat edaran Disdik Kab Tangerang dengan dalil apa pun bentuknya.
Ada sebagian orang tua murid tidak setuju dana tour Rp 1 juta hingga 2 juta di bebankan pada orang tua.
“Apalagi sekarang jaman susah di mintai uang tour jutaan, kami tak terima”, ujarnya Yoyon (45) sebut saja orang tua murid.
Menurut dia, Smp negeri 1 jayanti situdi tour ke bogor membebankan pada murid dengan biaya rp 1000 000.
Menurut cerita siswa, dengan dalih menginap 1 hari sedangkan jumlah siswa 300 orang dengan jumlah total rp 300 000 000.
“Ada dugaan setor ratus juta rupiah kepala dinas pendidikan kabupaten tangerang”, ujarnya.
Ketika di mintai keterangan kepala sekolah Eko Warso,.M.Pd, tidak menjawab.
Bahkan Kepsek terkesan di datangkan terkesan menghindar.
(A.Tambah)
Related Posts

Wabup Intan Tegaskan Seleksi Pembentukan Paskibraka Merupakan Momentum Lahirkan Generasi Muda Tangguh, Disiplin, Sehat dan Berkarakter

Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi.

Program Cek Kesehatan Gratis telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1,38 juta masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menerima kunjungan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Penyiapan.

Bupati dan Wakil Tangerang Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang.

No Responses