
Jakarta, posinternasional.com
Orang hilang dan diduga Jali/aquan Panggabean, sudah tidak merasa kehilangan suadaranya, jumat (19/05).
Jali stroke dan bahkan dari pihak keluarga tak satun menjenguk, bahkan keluarganya juga belum di temukan.
Bagi yang merasa saudara dan ayahnya segera melaporkan pada polisi terdekat, sehingga Bapak ini dapat di temukan oleh anak dan saudaranya.
“Kami menemukan Jali Kondisinya Stroke menelannya bermasalah dan ngomongnya pelo, umurnya 57 tahun, ditemukan di terminal Kampung rambutan dalam kondisi terlantar dan stroke”, katanya Yetty.
Menurut Yetty, Setelah saya tanya katanya bapak ini dari daerah parbaungan di jln. Bakti, dan mau mengunjungi anaknya yang tinggal dibekasi,
Tapi karena KTPnya dan Hpnya hilang di Terminal kampung rambutan jadi bapak ini tidak ingat alamat anaknya,
“Siapa tahu ada yang kenal bapak ini, atau mungkin kenal sama anaknya, tolong diinfo saat ini dia dirawat di RSUD BUDHI ASIH lantai 9 barat/904 ruang stroke dan hipertensi JAKARTA TIMUR dalam kondisi stroke”, katanya.
Menurut Warga sekitar terminal bapak ini sudah 1 hari di terminal dan mau berangkat ke Bekasi, bahkan ia tak punya uang di kantong sehingga tidak bisa apa-apa.
“Kami juga berharap pada pihak terkait agar secepatnya di temukan keluarganya, sedangkan mereka tak punya KTP dan tanda pengenal lainnya”, kata juju (45) pemilik warung.
henry / postjk
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

He also expressed his appreciation and gratitude to all Tangerang Regency Government employees for their dedication and performance during.

It is also hoped that its presence will strengthen the referral system and bring health services closer to the community.

Bagi yang kenal atau tau keluarganya, tolong dikabarin GAS ini masih di rumah sakit.

Regent Maesyal Rasyid emphasized that the mobile community health center ambulances are being prepared as an additional health service facility at the sub-district level.

Pihak korban dari orang tua minta pihak polisi tangkap dan di penjarahkan.

No Responses