
Jakarta, posinternasional.com
Mulai marak vidio durasi 2:30 menit kekerasan terhadap temannya sendiri, ini harus perhatian dari pemetintah setempat.
Jika perlu anaknya di keluarkan di sekolah.
Hal ini secara hukum anak yang mengunakan kekerasan terhadap temannya, ini pelu pihak sekolah jangan di berikan dana Bos.
“Kami juga minta pada aparat agar tindak tindak tegas, bahwa kekerasan terhadap teman sebangku sekolah sendiri”, Dian Astuty orang tua siswa.
Menurut Dian Astuti, berharap pada aparat polisi tangkap kelakuan kenakalan di sekolah.
Jika perlu, dana bos sekolah di berhentikan, karena sekolah itu tidak mencetak anak bangsa yang baik.
Menurut Muhamad di whatsapp group mengatakan, Tolong bantu video ini agar di share kemana-mana biar viral.
Murid-murid ini sudah kelewatan, orang ini di bully, ini sudah melanggar perundungan, semoga video langsung viral, dan pelakunya segera ditangkap.
“Bila perlu di tangkap dan dijebloskan ke penjara biar kapok,” kata tersentuh hatinya.
Lanjut Masdanil (34) warga, kasihan ini anak orang, bagaimana seandainya ini ada posisi anda.
“Saya meluhat dipukul di tajong dan sampai meringis anak ini, jika ini terjadi pada anak anda, bagai mba perasahaanmu”, tuturnya balik tanya ?
ia berharap pada aparat polisi, tolong polisi ini di telusuri perbuatan bejad.
Henry / posinter
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Therefore, she requested that SPPG officers carry out their duties properly and assume full responsibility before delivering and distributing food to children.

Pihaknya berharap dengan dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

The event was also attended by the Governor of Banten, Andra Soni; the Chairman of the Banten MUI, Bazari Syam.

He also emphasized that the momentum of the Chinese New Year celebrations strengthens brotherhood and togetherness among the people.

Wabup Tangerang Hadiri Penyerahan Santunan 115 Anak Yatim Piatu Yayasan Baitul Yatama Masjid Jami Sabilal Muhtadin Pagedangan.

No Responses