
Jakarta, posinternasional.com
Moeldoko dalam Rapat Koordinasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah mengatakan bahwa ia berharap pada tender yang mendapatkan pemenang tender agar benar-benar terapkan rama lingkungan.
Untuk realisasikan PTTSa harus bulan April 2023 ini sudah di mulai pembangunannya.
“Jangan sampai di tunda-tunda pembangunannya”, katanya.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko meminta agar pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara (FPSA) di Cakung, Jakarta Timur, tidak tertunda lagi.
“17 Agustus 2023 kalau bisa sudah ‘groundbreaking’ (peletakan batu pertama). Jangan molor lagi,” kata Moeldoko dalam Rapat Koordinasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo dan pelaksana proyek tersebut, yakni PT Wijaya Karya dan PT Indoplas Karya Energi di Jakarta, Rabu.
Moeldoko mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan agar realisasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) melalui pembangunan FPSA di Jakarta dapat segera terwujud.
Dengan begitu, Jakarta memiliki infrastruktur yang tidak hanya bisa menyelesaikan persoalan sampah. dikutip antara.com
Namun juga menjadi lompatan untuk mewujudkan komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi sesuai perjanjian Paris (Paris Agreement).
“Presiden dalam setiap rapat terbatas selalu menanyakan perkembangan PLTSa ini. Kenapa sulit banget diwujudkan?,” Moeldoko.
henri / posinter
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Through taxes, the construction of roads, public facilities, education, and various public services can continue for the common good.

In his address, Sekda Soma Atmaja emphasized the importance of accelerating performance, particularly in the first quarter of the 2026

Although there were no casualties, the damage to the house was severe and it was no longer habitable.

Furthermore, Governor Andra Soni also stated that the Banten Provincial Government has coordinated with the C3 River Basin Agency (BBWS).

Regent Maesyal Rasyid and his entourage toured the flooded area and spoke directly with residents.

No Responses