
Bogor – posinternasional.com
Pencarian terhadap dua korban bencana tanah longsor kembali dilakukan pada jumat (17/3) pagi tadi.
Usaha keras dari ratusan personil SAR gabungan akhirnya menemukan hasil, sekitar pukul 13.30 WIB dua korban ditemukan bersamaan dalam kondisi meninggal dunia.
Diketahui korban yang bernama Yuli (65) ditemukan dalam posisi telungkup bersama seorang bayi yang bernama M.Yusuf (8 bln) pada kedalaman 1,5 meter dari permukaan tanah.
“Berkat sinergi serta usaha yang maksimal dari unsur SAR gabungan siang ini kedua korban terakhir kami temukan dan langsung dievakuasi menuju RSUD Kota Bogor untuk proses selanjutnya.” Ungkap Fazzli, S.A.P., M.Si., Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.
Beliau juga menuturkan bahwa pihaknya bersama ratusan personil SAR gabungan hari ini melakukan upaya pencarian korban di tiga titik lokasi yang dicurigai.
Pembukaan akses menuju korban juga dilakukan dengan menggunakan 2 metode diantaranya yang pertama menggunakan alat ekstrikasi untuk membongkar.
Serta membersihkan puing-puing di sekitar lokasi adanya korban, kemudian kedua menggunakan alkon menyemprot longsoran tanah yang menimbun lokasi yang dicurigai adanya korban.
“Dengan ditemukannya kedua korban terakhir, maka operasi SAR secara resmi ditutup dengan ucapan duka cita terhadap musibah yang terjadi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan.” tutup Fazzli.
Bencana alam tanah longsor terjadi pada selasa (12/3) akibat cuaca ekstrem dan curah hujan yang tinggi di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.
HUMAS KANTOR SAR JAKARTA / henri / posinter
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

This is to strengthen faith, increase social awareness, and make the turn of the year a moment for self-reflection and self-improvement.

It is also hoped that its presence will strengthen the referral system and bring health services closer to the community.

The need for this change is also based on Law Number 59 of 2024 concerning the 2024-2045 National Long-Term Development Plan (RPJPN), which ensures that spatial planning.

The Regional People’s Representative Council (DPRD) Chairperson and other members of the Regional Leadership Communication Forum.

Next year’s situation will be slightly different and challenging.

No Responses