
Kalteng, posinternasional.com
Kemasukan apa ini HK anak SMAN Barito Selatan, sehingga gurunya di ajak adu jotos sama guru, minggu (29/10).
Namanya murid, setidaknya takut sama gurunya, ini malah gurunya di ajak kelahi.
Ini murid pantasnya di keluarin dari sekolah, sudah tidak punya etika dan murid durhaka.
Ini murid tak luput tanggung jawab pemerintah stempat, dan harus memberikan bimbingan terhadap anak yang melawan sama gurunya.
Jangan-jangan anak ini sama orang tuanya juga sudah tidak baik.
“Kami meminta pada Pemerintah Kab. Barito Selatan harus di bawa ke perlindungan anak, sehingga di berikan ahlak yang yang baik”, kata Ayadi (45) Guru Konserling.
Menurut Ayadi, jika anak ini di rumahnya juga tak sehat, perlu ada bimbingan pada Perlidungan anak di Pemkab Berita Selatan.
Siswa SMA berinisial HK (16) di Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapatkan sanksi berat usai menantang gurunya berkelahi.
HK dikeluarkan dari sekolah dan disarankan mengikuti paket C untuk mendapatkan ijazah SMA.
“Pihak sekolah sudah mengambil sanksi yang paling berat dengan mengeluarkan anak tersebut dari sekolah,” ujar Kapolsek Dusun Selatan Iptu H Tonie kepada detikcom, Jumat (27/10/2023) malam.
Tonie mengatakan pihak sekolah tetap memberikan kebijakan kepada HK untuk mengikuti ujian paket C. Alasannya karena siswa tersebut sudah hampir lulus.
Karena yang bersangkutan dalam status kelas 9 paling tidak dia harus mendapatkan ijazah SMA,” terangnya.
Tonie menyebut HK disebut memiliki sifat temperamental. HK memang sering melawan gurunya di sekolah.
“Iya memang sering melawan. Pengakuan dari guru-gurunya memang anaknya agak tempramental,” kata dia.
Lanjut Toni, pihak sekolah sudah pernah memberikan surat teguran ke HK terkait sifatnya yang suka melawan.
HK dan orang tuanya juga sudah menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya, dikutip detiknews.com.
“Memang dia sudah ada 1 kali peringatan dan dipanggil orang tuanya. Bersama surat perjanjian dari pihak orang tuanya sama pelajar itu menghadap ke Kepala Sekolah bahwa tidak akan mengulangi kembali (perbuatannya),” jelasnya.
doni / henry / posinter
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Thank God, they were happy and expressed their gratitude.

This is to strengthen faith, increase social awareness, and make the turn of the year a moment for self-reflection and self-improvement.

It is also hoped that its presence will strengthen the referral system and bring health services closer to the community.

He emphasized that the ideals of Indonesia Emas 2045 will not be realized without the active role of the younger generation.

Pihak korban dari orang tua minta pihak polisi tangkap dan di penjarahkan.

No Responses